Harga Sembako Madura Hari Ini 14 Oktober 2026: Cabai Rawit Tembus Rp70 Ribu, Beras dan Telur Stabil

38 menit yang lalu 1

PORTALMADURA.COM — Pergerakan nilai kebutuhan pokok masyarakat (sembako) di area Madura mencatatkan dinamika bervariasi pada Rabu (14/10/2026). Berdasarkan pemantauan pasokan pangan di sejumlah pasar tradisional empat kabupaten Madura—Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep—komoditas ramuan dapur khususnya cabe rawit tetap bertengger di nilai cukup tinggi, sementara komoditas beras dan sumber protein hewan condong stabil.

Lonjakan paling terasa dialami komoditas cabe rawit merah nan sekarang dijual pada kisaran Rp69.500 hingga Rp70.000 per kilogram. Kenaikan nilai ramuan dapur ini juga diikuti oleh cabe merah keriting nan berada di nomor Rp50.400 per kilogram dan cabe merah besar seharga Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, pasokan bawang merah dan bawang putih relatif terkendali masing-masing di kisaran Rp27.200 dan Rp29.600 per kilogram.

Di tengah melambungnya nilai golongan hortikultura, pasokan dan nilai bahan pangan pokok utama seperti beras justru terpantau aman. Beras kualitas medium dipasarkan stabil pada rata-rata Rp13.000 per kilogram, sedangkan beras jenis premium bertengger di kisaran Rp15.200 per kilogram. Kelancaran pengedaran pasokan lokal serta kesiapan stok Bulog menjadi penopang utama kestabilan nilai beras di wilayah Pulau Garam.

Sektor kebutuhan minyak goreng dan bahan manis juga memagari kestabilan shopping warga. Minyakita nan menjadi sasaran konsumen dijual sekitar Rp15.900 per liter, minyak goreng curah berada di pasaran Rp20.400 per kilogram, serta gula kristal putih nan bertengger di nomor Rp17.200 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewan, nilai telur ayam ras tetap stabil di nomor Rp24.200 hingga Rp24.500 per kilogram. Komoditas daging ayam ras segar dibanderol rata-rata Rp37.800 per kilogram, sedangkan nilai daging sapi paha belakang relatif memperkuat pada kisaran Rp134.000 hingga Rp135.000 per kilogram.

Guna mengantisipasi lonjakan nilai nan makin meluas dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, pemerintah wilayah berbareng lembaga mengenai di Madura terus menggiatkan pemantauan pasar secara berkala. Masyarakat diimbau bijak dalam berbelanja serta rutin memantau perkembangan nilai pangan resmi sebelum melakukan transaksi harian.

p

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0