BANGKALAN, koranmadura.com – Dugaan pembuangan limbah bahan rawan dan berbisa (B3) di area lapangan pacuan kuda, Kelurahan Kemayoran, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, meresahkan warga. Tumpukan material dalam ratusan karung tersebut mengeluarkan aroma menyengat nan dikhawatirkan berakibat terhadap kesehatan masyarakat.
Menanggapi keluhan tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera mengecek dan memastikan jenis material nan menumpuk di lokasi. Jika terbukti merupakan limbah B3 alias mengandung bahan kimia berbahaya, material tersebut kudu segera dibersihkan.
“DLH kelak cek limbahnya, lampau bersihkan jika memang itu rawan dan mengganggu warga,” katanya, Sabtu, 7 November 2026.
Sebelumnya, dugaan pembuangan limbah tersebut terekam dalam video amatir warga. Dalam rekaman itu, ratusan karung berisi material mencurigakan terlihat menumpuk di area terbuka. Tidak jauh dari lokasi, sebuah buldoser juga tampak menggali lubang nan diduga bakal digunakan untuk mengubur material tersebut.
Salah seorang penduduk setempat, Jaka Indera, mengatakan aroma menyengat dari tumpukan karung tersebut tercium hingga ke area permukiman dan perumahan di sekitar lokasi.
“Kami menduga material tersebut mengandung bahan kimia lantaran baunya menyebabkan mata terasa perih dan tenggorokan sakit,” ungkapnya.
Selain aroma menyengat, penduduk juga mengaku memandang asap keluar dari tumpukan material saat terkena tetesan air hujan. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat terhadap potensi akibat material itu bagi kesehatan dan lingkungan.
“Ini kan meresahkan, jika memang itu bahan kimia berbahaya, tentu bakal menakut-nakuti kesehatan warga,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)

9 jam yang lalu
5








English (US) ·
Indonesian (ID) ·