Sumenep, Penamadura.com – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, meminta seluruh ketua organisasi perangkat wilayah (OPD) bertindak tegas dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Permintaan tersebut disampaikan menyusul tetap ditemukannya ASN nan belum mematuhi ketentuan kedinasan berasas hasil inspeksi mendadak (sidak).
Imam Hasyim menegaskan, kedisiplinan merupakan tanggungjawab mendasar nan kudu dijalankan setiap ASN dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, ketua OPD diminta meningkatkan pengawasan terhadap pegawai di lingkungan kerja masing-masing agar penyelenggaraan tugas melangkah sesuai aturan.
Menurutnya, kedisiplinan tidak boleh hanya ditunjukkan ketika ada pemeriksaan alias pengawasan dari pimpinan. Setiap aparatur kudu mempunyai kesadaran untuk menaati ketentuan nan berlaku.
“Kita kudu disiplin masuk instansi dan dalam segala perihal sebagai ASN. Kewajiban kudu dilaksanakan sesuai tugas dan keahlian masing-masing,” tegas Imam Hasyim saat memberikan petunjuk dalam upacara campuran peringatan Hari Santri Nasional 2026, Senin (20/10/2026).
Imam Hasyim menilai, ketua OPD mempunyai peran krusial dalam membangun budaya kerja nan disiplin dan bertanggung jawab. Pengawasan terhadap pegawai kudu dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika berjalan sidak.
Ia berambisi setiap kepala perangkat wilayah memastikan ASN menjalankan kewajibannya secara profesional, mulai dari kepatuhan terhadap jam kerja hingga tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.
Disiplin juga tidak sebatas kehadiran di kantor. Sikap profesional, integritas, dan kesungguhan dalam menjalankan tugas menjadi bagian krusial dari tanggung jawab aparatur sebagai pelayan masyarakat.
Pemerintah wilayah mengharapkan kedisiplinan nan semakin baik dapat mendukung efektivitas penyelenggaraan program pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Imam Hasyim juga menyampaikan apresiasi kepada ASN nan selama ini telah mematuhi patokan dan melaksanakan kewajibannya dengan baik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan terima kasih kepada ASN nan telah mengikuti patokan dan melaksanakan kewajibannya,” ujarnya.
Penegasan mengenai disiplin ASN tersebut disampaikan dalam upacara campuran peringatan Hari Santri Nasional 2026 di lingkungan Pemkab Sumenep.
Upacara berjalan dengan nuansa unik santri. Para pejabat dan ASN mengenakan busana putih sebagai bagian dari peringatan Hari Santri.
Melalui momentum Hari Santri Nasional, Pemkab Sumenep berambisi nilai pengabdian, tanggung jawab, dan integritas dapat diterapkan dalam penyelenggaraan tugas sehari-hari.
Penegakan disiplin di lingkungan birokrasi diharapkan melangkah melalui keteladanan pimpinan, pembinaan pegawai, serta pengawasan nan konsisten.
Dengan demikian, ASN dapat menjalankan tugas secara lebih ahli dan memberikan pelayanan nan optimal kepada masyarakat Kabupaten Sumenep.
Views: 1









English (US) ·
Indonesian (ID) ·