KM/IST | PRESTASI NASIONAL: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima Anugerah Cita Negeri 2026 nan diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Studio KompasTV, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).KABAR MADURA | Kepemimpinan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kali ini, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut meraih Anugerah Cita Negeri 2026 nan diselenggarakan KompasTV.
Penghargaan itu diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Studio Kompas TV, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2026).
Anugerah tersebut diberikan sebagai corak apresiasi terhadap kepemimpinan kepala wilayah nan dinilai bisa mendorong pembangunan, melahirkan inovasi, serta menghadirkan program strategis nan berakibat terhadap kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas kontribusi pemerintah wilayah dalam menciptakan perubahan melalui kebijakan dan penemuan pembangunan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengaku berterima kasih atas penghargaan tersebut. Namun, dia menegaskan, capaian itu bukan semata-mata keberhasilan dirinya sebagai kepala daerah, melainkan hasil kerja berbareng seluruh komponen masyarakat.
“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, melainkan seluruh masyarakat Sumenep. Ini hasil kerja keras, gotong royong, dan kebersamaan membangun daerah,” ujar Fauzi.
Menurutnya, penghargaan di tingkat nasional tersebut tidak boleh membikin pemerintah wilayah terlena. Justru, capaian itu kudu menjadi pelecut untuk memperbaiki kinerja, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pemerataan pembangunan.
“Tantangan pembangunan memang tidak mudah. Namun, dengan niat tulus dan support masyarakat, kami bakal terus menjaga kepercayaan melalui keahlian terbaik,” tegas ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep tersebut.
Dia menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi modal krusial bagi pemerintah wilayah untuk menjalankan beragam agenda pembangunan. Karena itu, penghargaan nan diterima diharapkan tidak berakhir sebagai simbol prestasi, tetapi menjadi dorongan untuk menghadirkan faedah nan lebih luas bagi masyarakat. (ara/waw)

56 menit yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·