Bupati Minta Nakes Pamekasan Tidak Bedakan Pelayanan meski Bawa Nama Pejabat

37 menit yang lalu 1
KM/DEWI FITRIA | TANPA PERLAKUAN KHUSUS: Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman memberikan pengarahan dalam audiensi berbareng Forum Profesi Kesehatan Kabupaten Pamekasan di Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati, Selasa (6/10/2026).

KABAR MADURA | Forum Profesi Kesehatan Kabupaten Pamekasan menggelar audiensi mengenai akses pelayanan kesehatan masyarakat di pringgitan Pendopo Mandhapa Agung Ronggosukowati, Selasa (6/10/2026).

Menanggapi dinamika pelayanan kesehatan dan penanganan tindakan aspirasi masyarakat, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menegaskan pentingnya profesionalisme tenaga kesehatan (nakes). 

Dia meminta para nakes tetap konsentrasi memberikan pelayanan terbaik tanpa terpengaruh oleh tekanan luar maupun tuntutan pihak tertentu.

“Tenaga kesehatan itu lain kali kudu tegas. Siapa pun nan mengaku suruhan bupati, suruhan wakil bupati, alias mengaku keponakan bupati, tidak boleh ada perubahan pelayanan. Pelayanan itu kudu tetap sama,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Selain menyayangkan tindakan pemberontak nan sempat terjadi saat penyampaian aspirasi pada Kamis (1/10/2026) kemarin, bupati dengan sapaan Kiai Kholil ini menekankan pentingnya pertimbangan pengamanan serta tata kelola penerimaan aspirasi masyarakat.

Terkait keluhan perwakilan puskesmas mengenai keterbatasan anggaran untuk penambahan tenaga pengamanan (satpam) di 21 puskesmas, Kiai Kholil meminta agar opsi pengamanan pada jam-jam padat pelayanan tetap dipertimbangkan.

Dia mengingatkan para nakes agar tidak berkecil hati dan tetap konsentrasi melayani masyarakat.

Sebagai langkah penanganan pada masa transisi, kami Pemkab Pamekasan telah mengeluarkan surat info untuk memastikan pelayanan kesehatan cuma-cuma bagi masyarakat di RSUD maupun puskesmas tetap melangkah sesuai ketentuan. (fit/waw)

Iklan Madura United

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0