Baznas Jatim Gelar Pra Rakorda, Perkuat Koordinasi Lintas lembaga dan Perlindungan Sosial Bagi Mustahik

2 jam yang lalu 3

Surabaya, Penamadura.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur menggelar Pra-Rapat Koordinasi Daerah (Pra-Rakorda) di Harris Hotel Bundaran Satelit, Surabaya, Selasa–Rabu (20–21 Oktober 2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, serta memperluas perlindungan sosial bagi golongan rentan.

Kegiatan pra rakorda berjalan selama dua hari 20-21 Oktober 2026 dihadiri Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur, H. Mohammad Ghofirin, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Agung Subagyo, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur, Irvansyah Utoh Banja; Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur, Dr. H. Sujak, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. H. Moh. Arwani, Jajaran Wakil Ketua BAZNAS Jatim, serta ketua BAZNAS dan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Ketua BAZNAS Jatim, Mohammad Ghofirin, menyampaikan bahwa Pra-Rakorda menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga sekaligus membahas sejumlah rumor strategis, terutama perlindungan sosial dan agunan kesehatan bagi masyarakat rentan.

“Dua perihal nan menjadi konsentrasi kita dalam pertemuan ini adalah gimana keberpihakan kita kepada kaum rentan, fakir miskin, marbot, dan masyarakat nan memerlukan agunan sosial serta agunan kesehatan,” ujarnya.

IMelalui forum ini, BAZNAS Jatim berupaya memperkuat kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan agar semakin banyak masyarakat, khususnya pekerja rentan di lingkungan keagamaan, memperoleh akses perlindungan sosial.

Selain membahas perlindungan sosial, Ghofirin memperkenalkan penemuan digital BAZNAS Jatim berupa aplikasi HaloBAZ.

Aplikasi ini dikembangkan untuk mempermudah akses jasa bagi masyarakat, termasuk muzaki dan mustahik, melalui sistem pelayanan digital.

“Kami mau penemuan nan baik di Jawa Timur dapat dibagikan kepada BAZNAS kabupaten/kota se-Jawa Timur. Dengan sistem digital, masyarakat diharapkan dapat mengusulkan permohonan jasa dengan lebih mudah tanpa kudu mengirimkan berkas secara fisik,” ungkapnya.

Aplikasi HaloBAZ telah mendapat kesempatan untuk diperkenalkan dalam forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS di Jakarta.

Baznas Jatim berambisi penemuan tersebut dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pra-Rakorda juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, sehingga beragam kebutuhan serta tantangan dalam pengelolaan amal dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.

BAZNAS Jatim turut mendorong optimasi penghimpunan zakat, infak, dan infak guna mendukung pencapaian sasaran penghimpunan tahun 2027 sebesar Rp57 miliar.(Man/Red)

Views: 2

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0