Sumenep, Penamadura.com – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, MH Said Abdullah, menyalurkan support rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada 25 penduduk di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Penyaluran support tersebut berjalan di GOR Desa Brakas, Minggu (18/10/2026). Program ini menyasar masyarakat kurang bisa nan memerlukan perbaikan tempat tinggal agar lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Setiap penerima mendapatkan support sebesar Rp23 juta. Dengan jumlah 25 penerima manfaat, total alokasi support untuk rehabilitasi rumah tersebut mencapai Rp575 juta.
Penyaluran support dihadiri perwakilan masyarakat serta lima kepala desa nan wilayahnya menjadi sasaran program.
Tokoh masyarakat Kecamatan Raas, Benny Halim, mengapresiasi support nan diberikan kepada warga. Ia berambisi program tersebut dapat membantu masyarakat memperbaiki kondisi rumah nan selama ini memerlukan penanganan.
“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Pak Said. Tentu ini bakal menjadi support nan luar biasa bagi warga,” ujarnya.
Menurut Benny, support rehabilitasi rumah tersebut memberikan angan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mempunyai tempat tinggal nan lebih layak bagi family mereka.
Dalam aktivitas tersebut, H. Abul Hayat menjelaskan bahwa support nan disalurkan melalui biaya reses itu secara unik diperuntukkan bagi rehabilitasi rumah tidak layak huni, bukan pembangunan rumah baru secara keseluruhan.
Penerima support dapat menggunakan biaya sesuai kebutuhan perbaikan masing-masing rumah, mulai dari pemasangan keramik, pembenahan plafon, hingga perbaikan bagian gedung lain nan dinilai perlu.
“Bantuan ini untuk rehabilitasi rumah, bukan membangun baru. Kalau mau membangun baru, tidak masalah asalkan mempunyai tambahan dana,” jelas Ketua PKDI Sumenep nan berkawan disapa H. Obet tersebut.
Ia menambahkan, tidak ada spesifikasi teknis unik mengenai jenis pekerjaan nan kudu dilakukan. Hal terpenting, kondisi rumah setelah direhabilitasi diharapkan menjadi lebih layak untuk ditempati.
Proses perbaikan setiap rumah ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Karena itu, penerima support diharapkan memanfaatkan biaya sesuai kebutuhan dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Bantuan rehabilitasi rumah tersebut disalurkan kepada penduduk di lima desa, ialah Desa Karang Nangka, Jungkat, Alas Malang, Tonduk, dan Brakas.
Masing-masing desa memperoleh alokasi support untuk lima penerima manfaat. Dengan demikian, terdapat 25 family nan menjadi sasaran program di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep tersebut.
Program ini diharapkan membantu meringankan beban masyarakat kurang bisa sekaligus meningkatkan kualitas kediaman warga.
Perbaikan rumah menjadi salah satu kebutuhan krusial bagi family nan tinggal di gedung dengan kondisi kurang memadai. Hunian nan lebih layak diharapkan dapat mendukung kenyamanan dan keamanan penunggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kebahagiaan dirasakan Hamima, penduduk Desa Karang Nangka nan menjadi salah satu penerima support rehabilitasi rumah.
Ia mengaku berterima kasih mendapatkan support untuk memperbaiki tempat tinggalnya. Bantuan tersebut diharapkan menjadi jalan bagi keluarganya untuk menempati rumah nan lebih baik dan nyaman.
Hamima juga menyampaikan terima kasih kepada MH Said Abdullah atas kepedulian nan diberikan kepada masyarakat Pulau Raas.
“Kami sangat senang. Terima kasih kepada Pak Said. Mudah-mudahan beliau selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan dilancarkan segala urusannya,” ungkap Hamima.
Ungkapan tersebut menjadi corak rasa syukur Hamima atas support nan diterimanya.
Dengan adanya program rehabilitasi rumah bagi 25 penduduk di lima desa, masyarakat penerima faedah diharapkan dapat segera memperbaiki tempat tinggal masing-masing sesuai kebutuhan. Target penyelesaian selama satu bulan juga diharapkan dapat membantu memastikan faedah program dirasakan dalam waktu nan telah ditentukan.
Views: 5









English (US) ·
Indonesian (ID) ·