
KABAR MADURA | PAMEKASAN — Suasana di area Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pamekasan mendadak menyita perhatian, Senin (12/10/2026). Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, tampak pasrah saat kedua tangannya diborgol dan tubuhnya diikat pada salah satu tiang gedung di area kantornya.
Sambil tak berkekuatan terikat di tiang, seorang personil polisi lainnya mengguyur tubuh AKP Yoyok dengan air dari bak mandi. Meski dalam kondisi basah kuyup dan terikat, tidak ada raut kemarahan di wajah perwira pertama polisi tersebut.
Puluhan personel Satreskrim Polres Pamekasan justru berkumpul mengelilinginya, lampau mengabadikan momen tersebut dengan berpotret bersama.
Aksi nan sekilas tampak menegangkan ini rupanya sama sekali bukan corak penyiksaan alias penindakan disiplin, melainkan sebuah tindakan kejutan hangat dari para anggotanya.
Kejutan ini disiapkan unik untuk merayakan ulang tahun AKP Yoyok Hardianto nan jatuh dua hari sebelumnya, ialah pada Sabtu (10/10/2026).
Terharu atas perhatian dan keakraban nan ditunjukkan oleh jajarannya, AKP Yoyok pun menyampaikan apresiasinya secara langsung.
“Terima kasih, rekan-rekan Satreskrim Polres Pamekasan,” ungkapnya diselingi senyum kehangatan.
Aksi usil nan penuh rasa kekeluargaan ini tak lepas dari sosok AKP Yoyok nan dinilai sukses membangun ikatan kuat dengan jajarannya. Sejak dipercaya menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Pamekasan pada Januari 2026 lalu, dia dikenal mempunyai dedikasi dan keahlian nan luar biasa.
Di bawah kepemimpinannya, sejumlah kasus norma nan sebelumnya sempat mengendap sekarang sukses dibongkar dan dituntaskan.
Sebelum mengemban amanah sebagai Kasatreskrim di Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto telah mengukir rekam jejak pekerjaan nan solid.
Saat bekerja di Polrestabes Surabaya hingga Polres Pasuruan, dia tetap berkedudukan Inspektur Polisi Satu (Iptu), sebelum akhirnya mendapat kenaikan pangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP) atas pengabdian dan prestasinya di kepolisian. (*)

1 hari yang lalu
7









English (US) ·
Indonesian (ID) ·