TMMD ke-130 di Pamekasan, Pengaspalan Jalan dan Rehab 10 Rumah Tidak Layak Jadi Sasaran

14 jam yang lalu 4

KABAR MADURA | Pembangunan jalan, pengaspalan, saluran air, hingga rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 tahun 2026 di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Program nan mengusung tema “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat. Sejumlah aktivitas nonfisik turut disiapkan, mulai dari penyuluhan pertanian, sosialisasi antinarkoba, pencegahan stunting, hingga beragam program lainnya.

Desa Jarin dipilih sebagai letak penyelenggaraan TMMD lantaran wilayah tersebut belum pernah menjadi sasaran program serupa dan tetap memerlukan percepatan pembangunan.

Dandim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko berambisi seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga memberikan faedah nyata bagi masyarakat. Dia juga mengapresiasi antusiasme penduduk dalam mendukung penyelenggaraan program, terutama melalui aktivitas gotong royong berbareng personel TNI.

“TMMD ini bukan milik TNI, melainkan milik seluruh lapisan masyarakat. Ini milik kita bersama. Sehingga, apa nan kita lakukan kudu berfaedah dan mempunyai nilai guna bagi masyarakat,” ujarnya usai upacara pembukaan TMMD ke-130, Selasa (13/10/2026).

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman mengungkapkan, TMMD menjadi salah satu upaya untuk membantu pemerintah wilayah mempercepat pembangunan, baik bentuk maupun nonfisik, terutama di wilayah nan tetap memerlukan perhatian.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan, semangat gotong royong, serta nilai-nilai kepercayaan dan luhur bangsa.

“Kegiatan sasaran aktivitas ini efektif dan strategis, apalagi disejajarkan dengan tema TMMD tahun ini ‘Satukan Langkah, Membangun Desa’. Dukungan di sisi anggaran dari pemkab atas aktivitas ini, Rp2 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jarin Muzakki menuturkan, kehadiran TMMD menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan support pembangunan sesuai kebutuhan. Salah satu nan menjadi perhatian adalah pelebaran jalan guna menunjang aksesibilitas warga.

Pemerintah desa, lanjutnya, siap mengerahkan masyarakat untuk bergotong royong selama penyelenggaraan pembangunan berlangsung.

“ Terimakasih kepada tim TMMD, kami siap mengerahkan masyarakat untuk gotong royong atas pembangunan nan memang diperuntukkan untuk masyarakat,” tegasnya.

Adapun sasaran pokok bentuk TMMD ke-130 meliputi lima jenis pekerjaan, ialah pembangunan jalan baru dan tembok penahan tanah (TPT) di Dusun Panunggin, pengaspalan jalan di tiga titik, pembuatan saluran air di tiga titik, pembangunan akomodasi mandi, cuci, kakus (MCK) di satu titik, serta pemasangan box culvert di satu titik.

Untuk sasaran nonfisik, aktivitas mencakup penyuluhan pertanian, sosialisasi ancaman narkoba, wawasan kebangsaan dan bela negara, BPJS Kesehatan, serta pelayanan manajemen kependudukan berupa pembuatan kartu family (KK), kartu tanda masyarakat (KTP), dan akta kelahiran.

Program tersebut juga mencakup sosialisasi pengurusan tanah, family berencana (KB) dan kesehatan, pencegahan stunting, pemberdayaan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta aktivitas posyandu.

Sedangkan untuk sasaran tambahan bentuk meliputi pembangunan satu titik sumur bor dan rehabilitasi 10 unit RTLH. Adapun sasaran tambahan nonfisik mencakup penanaman pohon keras, pemberian makanan tambahan bagi balita, serta karya bakti. (nur/zul)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0