JAKARTA, portalmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan hukuman denda administratif dengan total nilai mencapai Rp600 miliar terhadap dua emiten grup Barito, ialah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Keputusan tegas ini diambil usai otoritas menemukan indikasi kuat praktik manipulasi nilai saham pada kedua perusahaan tersebut.
Sanksi berat dari regulator pasar modal tersebut langsung memicu tindakan jual masif oleh para investor. Akibatnya, pergerakan nilai saham BREN dan CUAN merosot tajam hingga menyentuh pemisah Auto Reject Bawah (ARB) pada penutupan perdagangan Sesi II, Jumat (16/10/2026).
Saham BREN Anjlok 14,91 Persen, Kapitalisasi Pasar Tergerus
Berdasarkan info perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BREN ambles 325 poin alias setara 14,91 persen ke posisi Rp1.855 per lembar saham. Tekanan jual nan tinggi memaksa saham penyedia daya terbarukan ini langsung terkunci di level ARB.
Sepanjang jam perdagangan hari ini, transaksi saham BREN mencatatkan gelombang sebanyak 5.922 kali dengan volume mencapai 37,6 juta lembar saham. Total nilai transaksi nan dibukukan mencapai Rp69,96 miliar.
Dampak dari penurunan nilai saham ini menggerus nilai kapitalisasi pasar (market cap) BREN secara signifikan. Nilai kapitalisasi BREN nan sebelumnya sempat menembus nomor Rp1.354 triliun sekarang menyusut drastis hingga tersisa Rp248 triliun.
Saham CUAN Turut Terperosok ke Zona Merah
Kondisi serupa dialami oleh saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Emiten nan bergerak di sektor pertambangan ini juga tidak bisa membendung gelombang pelemahan dan kudu berhujung di area ARB.
Saham CUAN ditutup merosot 90 poin alias turun 14,28 persen menuju posisi Rp540 per lembar saham, nan sekaligus menjadi level terendah sepanjang sesi perdagangan hari ini.
Pengenaan hukuman oleh OJK ini menjadi sentimen negatif utama nan menekan indeks saham, di tengah kewaspadaan para pelaku pasar modal terhadap keterbukaan dan tata kelola emiten di Indonesia.

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·