Parkir Semrawut dan Truk Bandel Jadi Sorotan, Sumenep Siapkan Penindakan hingga Tilang

23 jam yang lalu 5

Parkir Semrawut dan Truk Bandel Jadi Sorotan, Sumenep Siapkan Penindakan hingga Tilang

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Parkir nan tidak tertata dan truk nan memasuki area perkotaan di luar jam operasional menjadi dua persoalan lampau lintas nan bakal ditertibkan di Kabupaten Sumenep. Pemkab Sumenep berbareng Polresta Sumenep menyiapkan langkah penanganan, mulai dari pemberian imbauan hingga penindakan berupa tilang bagi pelanggar nan tidak mematuhi aturan.

Rencana tersebut mengemuka dalam rapat Forum Lalu Lintas berbareng jejeran Satlantas Polresta Sumenep. Penataan parkir di sejumlah ruas jalan dan pengendalian kendaraan berat nan masuk kota menjadi agenda utama untuk mengurai halangan lampau lintas sekaligus mencegah kemacetan.

Dua ruas jalan nan menjadi perhatian dalam penataan parkir adalah Jalan Diponegoro dan Jalan Teuku Umar. Penataan di area tersebut diharapkan bisa menciptakan ruang lampau lintas nan lebih tertib sehingga aktivitas kendaraan tidak terganggu oleh parkir nan semrawut.

Tak hanya parkir, truk nan memasuki area perkotaan di luar jam nan ditentukan juga menjadi perhatian. Persoalan ini dinilai memerlukan koordinasi lintas lembaga agar penertiban tidak melangkah parsial dan dapat dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan (LLA) Disperkimhub Sumenep, Nouvael, S.Sos., M.M., mengatakan, pihaknya telah membahas rencana tersebut berbareng Satlantas Polresta Sumenep melalui Forum Lalu Lintas.

Ia menjelaskan, Disperkimhub tidak bisa bergerak sendiri dalam melakukan penindakan. Kewenangan penegakan norma lampau lintas berada pada kepolisian, sedangkan pihaknya bakal mendukung melalui koordinasi dan sinergi dengan lembaga terkait.

“Untuk sementara, nan dibicarakan dengan Kasat Lantas adalah memberikan imbauan terlebih dahulu. Jika imbauan tidak diindahkan, nantinya bakal ada penindakan, kemungkinan berupa tilang,” ujar Nouvael, Selasa (13/10/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa penertiban nan direncanakan tidak hanya mengandalkan imbauan. Apabila pelanggaran tetap berjalan setelah peringatan diberikan, petugas bakal melakukan penindakan sesuai ketentuan nan berlaku.

Meski demikian, rencana penertiban tetap memerlukan tindak lanjut melalui koordinasi antarlembaga. Forum Lalu Lintas nan digelar setiap bulan bakal menjadi ruang pembahasan untuk mengevaluasi persoalan di lapangan dan menyusun langkah penanganan berikutnya.

Nouvael berharap, penataan parkir dan pengendalian jam masuk truk dapat memperlancar arus kendaraan di pusat Kota Sumenep. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung upaya tersebut.

Menurutnya, penertiban tidak bakal melangkah maksimal jika pengendara tetap mengabaikan aturan. Karena itu, kepatuhan masyarakat menjadi bagian krusial dalam menciptakan lampau lintas nan tertib dan mengurangi kemacetan.

“Kami berambisi transportasi ke depan melangkah lancar, tidak ada kemacetan di mana-mana. Kami juga berambisi ada kesadaran masyarakat, lantaran kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa support masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0