LAZ Gerakin PB IKA PMII Gelar Salat Istisqa, Salurkan 1 Juta Liter Air di Bangkalan

1 hari yang lalu 3

LAZ Gerakin PB IKA PMII Gelar Salat Istisqa, Salurkan 1 Juta Liter Air di Bangkalan

BANGKALAN, koranmadura.com – Lembaga Amil Zakat Gerak Kita Indonesia (LAZ Gerakin) PB IKA PMII berbareng PC IKA PMII Bangkalan menggelar salat istisqa di Lapangan Tokotoh, Desa Bandung, Kecamatan Konang, Senin, 12 Oktober 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai ikhtiar menghadapi tandus panjang nan memicu krisis air bersih.

Ratusan penduduk setempat berbareng unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengikuti salat dan bermohon memohon hujan. Selain itu, kedua lembaga tersebut menyalurkan 1 juta liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan.

Direktur LAZ Gerakin PB IKA PMII, H. Sandi Suwardi Hasan, mengatakan aktivitas tersebut telah direncanakan sejak sekitar satu bulan lalu. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Kami berambisi hujan segera turun, bukan hanya di Bangkalan dan Madura, tetapi juga di wilayah lain nan mengalami tandus panjang,” kata Sandi.

Menurutnya, kekeringan tidak hanya berakibat pada sektor pertanian, tetapi juga menakut-nakuti pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti mandi, mencuci, dan sanitasi.

“Jangan sampai demi kepentingan tembakau, kebutuhan dasar masyarakat justru terabaikan. Kebutuhan air untuk mandi, mencuci, dan sanitasi tetap kudu terpenuhi,” tegasnya.

Sandi mengatakan, penyaluran air bersih merupakan corak support darurat. Untuk penanganan jangka panjang, pihaknya mendorong koordinasi dengan pemerintah wilayah agar air dari wilayah nan tetap mempunyai sumber memadai dapat didistribusikan ke wilayah terdampak.

“Kami berambisi ada solusi berkepanjangan agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan air bersih setiap musim kemarau,” ujarnya.

LAZ Gerakin juga membuka kesempatan untuk melibatkan mahir cuaca dan pengetahuan bumi guna mengkaji potensi sumber air bawah tanah, termasuk kemungkinan pengeboran di wilayah terdampak kekeringan.

“Kami berambisi akademisi, mahasiswa, dan tenaga mahir ikut berkontribusi mencari solusi. Mitigasi diperlukan agar kekeringan tidak semakin mengganggu kesehatan penduduk dan aktivitas pendidikan,” kata dia.

Ketua PC IKA PMII Bangkalan, Mohtazul Farid, mengatakan keterlibatan organisasinya merupakan corak kepedulian terhadap masyarakat nan kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami mau datang di tengah masyarakat nan sedang menghadapi kesulitan air bersih. Semoga support ini bisa meringankan beban warga,” kata Farid.

Sementara itu, Ramais, salah seorang penduduk Desa Bandung, mengaku terbantu dengan adanya support air bersih tersebut. Warga berambisi penyaluran support dapat terus bersambung selama kekeringan tetap berlangsung.

Penanganan kekeringan dinilai memerlukan langkah berkelanjutan, mulai dari pemetaan sumber air hingga pembangunan prasarana penyediaan air bersih. Upaya tersebut diperlukan agar krisis serupa dapat diminimalkan pada musim tandus berikutnya.

“Saya berambisi support serupa dapat terus diberikan selama kekeringan tetap berlangsung. Di sisi lain, persoalan tersebut menjadi pengingat pentingnya penanganan kekeringan secara terpadu,” katanya. (MAHMUD/DIK)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0