Pamekasan, (Madura Today) – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Dr. KH. Kholilurrahman mengambil sumpah terhadap 64 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi PNS di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (24/7/2026).
Dalam waktu bersamaan, orang nomor satu di bumi gerbang salam tersebut juga menyerahkan petikan surat keputusan terhadap 57 CPNS di lingkungan Pemkab Pamekasan.
“Saya mau mengingatkan bahwa pengangkatan kalian sebagai PNS bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Justru hari ini merupakan awal dari tanggung jawab nan sangat besar, nan jauh lebih besar dari apa nan telah dibayangkan oleh saudara-saudara sekalian,” kata Bupati Pamekasan, Kholilurrahman saat memberikan sambutan dalam aktivitas tersebut.
Menurutnya, sumpah nan diucapkan bukan sekadar peralihan status dari CPNS menjadi PNS alias apalagi sebatas peningkatan penghasilan. Melainkan, janji kesetiaan mengabdikan diri untuk kemajuan bangsa dan negara.
“Masyarakat saat ini mempunyai ekspektasi nan semakin tinggi terhadap aparatur pemerintah. Masyarakat menginginkan pelayanan nan cepat, mudah, transparan, profesional, dan berkeadilan. Masyarakat tidak selalu memerlukan aparatur nan hanya pandai berbincang tentang pelayanan bakal tetapi tidak pernah ada action di lapangan,” tandasnya.
Pengasuh PP Matsaratul Huda Panempan ini menambahkan, masyarakat saat ini memerlukan pelayanan nyata untuk perkembangan pembangunan daerah. Sehingga kepercayaan masyarakat kudu menjadi atensi utama aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya.
“Satu tindakan nan tidak ahli dari aparatur dapat merusak kepercayaan itu sendiri. Oleh lantaran itu saya mau menegaskan agar jangan menjadikan status PNS sebagai tujuan akhir, jadikan status PNS sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada nusa, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Pihaknya mengapresiasi kesabaran para CPNS untuk menjadi PNS, dan nan saat ini sedang menyandang status CPNS lantaran telah bisa melewati proses panjang sebagai abdi negara pemerintah.
“Saya berambisi agar kerabat menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan nan manusiawi, profesional, dan berorientasi pada keselamatan serta kepentingan masyarakat,” pungkasnya.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·