IHSG Ambrol 10,76 Persen Sesi I: Sektor Barang Baku Rontok, 30 Saham Kena ARB

50 menit yang lalu 1
 Sektor Barang Baku Rontok, 30 Saham Kena ARB

JAKARTA, portalmadura.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan dahsyat pada perdagangan sesi pertama Jumat (16/10/2026). Indeks referensi pasar modal Indonesia tersebut tercatat ambruk hingga 630,77 poin alias merosot 10,76 persen ke level 5.233.

Sepanjang perdagangan sesi pagi, IHSG bergerak melemah secara garang pada rentang 5.193 hingga 5.404. Tekanan tindakan jual massal membikin kebanyakan saham terperosok di area merah.

Berdasarkan info perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 30 saham langsung menyentuh pemisah Auto Rejection Bawah (ARB) dan menempati jejeran top losers. Beberapa saham nan mengalami koreksi tajam hingga ARB tersebut di antaranya adalah VKTR, AKRA, dan CBDK.

Aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume transaksi sebesar 38,67 miliar lembar saham dengan nilai total mencapai Rp 17,33 triliun, nan terangkum dalam 1.354.139 kali transaksi.

Kondisi pasar menunjukkan kekuasaan tekanan jual nan sangat kuat. Sebanyak 771 saham bergerak melemah, hanya 14 saham nan sukses menguat, dan 3 saham tercatat stagnan. Sementara itu, golongan saham unggulan nan tergabung dalam indeks LQ45 turut terhempas hingga 12 persen.

Seluruh sektor saham di lantai bursa kompak ditutup melemah pada akhir sesi I. Sektor daya memimpin penurunan tajam sebesar 12,34 persen, disusul oleh sektor peralatan baku nan ambruk 12,15 persen, serta sektor prasarana nan merosot 12,19 persen. Sektor kesehatan dan perindustrian turut tertekan masing-masing sebesar 10,98 persen dan 10,74 persen.

Kejatuhan tajam IHSG ini berbanding terbalik dengan pergerakan bursa di area Asia nan condong menguat pada waktu nan sama. Indeks Hang Seng (Hong Kong) mencatatkan kenaikan 1,21 persen, Nikkei (Jepang) menguat 1,77 persen, Shanghai Composite (China) naik 0,95 persen, dan Straits Times (Singapura) terkerek 0,72 persen.

Navigasi pos

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0