Dari 273 Titik KDKMP di Bangkalan, Baru 30 Gedung Rampung 100 Persen

1 hari yang lalu 6

KABAR MADURA | Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bangkalan tetap jauh dari target. Dari total 273 titik nan direncanakan, baru 91 gedung nan terbangun. Ironisnya, dari jumlah tersebut, hanya sekitar 30 gedung nan telah rampung 100 persen.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan, Abdul Azis, mengatakan, sebagian besar gedung nan telah dibangun tetap dalam tahap pengerjaan. Progresnya bervariasi, mulai 60 hingga 80 persen.

“Pembangunan KDKMP terdiri dari 273 titik jika di Bangkalan. Sampai sekarang nan terbangun 91 gedung dan nan selesai 100 persen hanya 30-an. Sisanya tetap dalam tahap pengerjaan, ada nan sudah selesai 60 persen sampai 80 persen,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Data itu menunjukkan bahwa pembangunan baru menjangkau sekitar sepertiga dari total titik nan direncanakan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri untuk mengejar sasaran penyelesaian pada akhir 2026. Terlebih, sebagian gedung nan sudah berdiri tetap memerlukan penyelesaian pekerjaan.

Meski demikian, Azis mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab belum rampungnya sejumlah bangunan. Pelaksanaan pembangunan berada di bawah kewenangan PT Agrinas, sedangkan pengerjaan nan melibatkan TNI tetap berlangsung.

“Untuk sisanya nan tetap belum selesai, alasannya tidak tahu lantaran pengerjaannya dari pihak PT Agrinas. nan jelas, penyampaian dari TNI tetap dalam tahap proses,” jelasnya.

Dengan tetap banyaknya titik nan belum terbangun maupun belum rampung, kepastian progres pengerjaan dan agenda penyelesaian menjadi perihal penting. Namun, Azis belum dapat menjelaskan secara terperinci hambatan di lapangan maupun tahapan pekerjaan nan tetap kudu diselesaikan.

Kendati demikian, dia tetap optimistis pembangunan gerai KDKMP di Bangkalan dapat diselesaikan sesuai rencana tahun ini.

“Penyelesaiannya sesuai nan direncanakan, jadi insya Allah selesai tahun ini,” tuturnya.

Selain menyoroti progres pembangunan, Azis mengingatkan pentingnya pemilihan letak untuk mendukung operasional koperasi. Menurut dia, tanah desa nan digunakan untuk mendirikan gedung KDKMP kudu berada di letak strategis agar aktivitas koperasi dapat melangkah optimal ketika mulai beroperasi.

“Untuk letak tanah desa nan bakal dimanfaatkan untuk dibangun gerai KDKMP semestinya strategis. Kalau tidak strategis, gimana operasionalnya,” tegasnya. (fik/zul)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0