Bekerja Sambil Kuliah, Cara Perempuan Terus Mengembangkan Diri

58 menit yang lalu 1

KABAR MADURA | Pagi dimulai dengan pekerjaan, siang diisi beragam tuntutan, sementara malam belum tentu menjadi waktu untuk betul-betul beristirahat. Bagi sebagian perempuan, setelah menyelesaikan pekerjaan, tetap ada tugas kuliah, bahan bacaan, hingga beragam urusan akademik nan kudu diselesaikan.

Menjalani pekerjaan sekaligus pendidikan memang bukan perkara sederhana. Waktu kudu dibagi, tenaga perlu dijaga, dan beragam tuntutan kerap datang nyaris bersamaan. Namun, kesibukan tersebut tidak selalu menjadi argumen untuk berakhir belajar.

Bagi sebagian perempuan, bekerja dan melanjutkan pendidikan justru menjadi dua perjalanan nan dipilih untuk dijalani secara bersamaan. Bukan lantaran mempunyai lebih banyak waktu, melainkan lantaran ada kemauan untuk terus berkembang dan membuka kesempatan nan lebih luas di masa depan.

Menjalani dua tanggung jawab sekaligus tentu memerlukan keahlian mengatur prioritas dan menjaga konsistensi. Ada kalanya waktu setelah pulang kerja digunakan untuk membaca materi kuliah. Akhir pekan nan semestinya menjadi waktu untuk beristirahat pun terkadang kudu diisi dengan mengerjakan tugas, mengikuti perkuliahan, alias menyelesaikan beragam pekerjaan akademik.

Di tengah rutinitas tersebut, pendidikan tidak lagi sekadar dipandang sebagai jalan untuk memperoleh gelar. Ada pengetahuan baru nan didapat, langkah berpikir nan semakin berkembang, serta pengalaman nan dapat memperkaya seseorang dalam menjalani pekerjaannya.

Pengalaman di tempat kerja apalagi dapat membantu seseorang memahami materi pendidikan secara lebih nyata. Begitu pula sebaliknya, pengetahuan nan diperoleh dari bangku pendidikan dapat digunakan untuk memandang beragam persoalan pekerjaan dengan perspektif pandang nan lebih luas.

Karena itu, bekerja dan belajar tidak kudu ditempatkan sebagai dua pilihan nan saling bertentangan. Keduanya dapat melangkah beriringan dan justru saling melengkapi.

Bagi perempuan, perjalanan tersebut tentu mempunyai tantangan tersendiri. Tanggung jawab keluarga, pekerjaan, pendidikan, hingga ekspektasi sosial terkadang datang dalam waktu nan bersamaan. Kondisi tersebut membikin mereka kudu pandai mengatur waktu dan menentukan prioritas.

Namun, beragam tantangan itu tidak lantas membikin kemauan untuk berkembang kudu dihentikan. Keputusan untuk tetap belajar di tengah kesibukan justru menunjukkan adanya kemauan untuk memperluas keahlian dan membuka kesempatan baru.

Sering kali seseorang menunggu waktu nan dianggap tepat untuk melanjutkan pendidikan. Menunggu pekerjaan lebih ringan, keadaan lebih stabil, alias mempunyai waktu senggang nan lebih banyak. Padahal, waktu senggang belum tentu datang dengan sendirinya.

Bagi wanita nan memilih menjalani pekerjaan sekaligus pendidikan, proses bertumbuh justru berjalan di tengah kesibukan tersebut. Perjalanannya tidak selalu mudah dan tidak selalu cepat. Ada rasa lelah, jenuh, apalagi kemauan untuk berhenti.

Namun, setiap tugas nan sukses diselesaikan dan setiap tantangan nan bisa dilewati menjadi bagian dari proses untuk berkembang. Sedikit demi sedikit, pengalaman tersebut membentuk ketangguhan sekaligus memperluas kemampuan.

Sebab, pendidikan tidak hanya berjalan di ruang kelas, sementara pekerjaan juga bukan semata-mata tentang jabatan. Keduanya dapat menjadi ruang untuk mengenal keahlian diri, memperluas wawasan, membangun kepercayaan diri, sekaligus membuka jalan menuju kesempatan nan lebih luas.

Karier boleh terus berjalan, tetapi kemauan untuk belajar tidak kudu berhenti. Sebab, bagi wanita nan memilih untuk terus bertumbuh, setiap kesibukan dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk menambah ilmu, mengembangkan diri, dan menciptakan masa depan nan lebih baik. (ina)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0