74 KDKMP di Pamekasan Lolos Verval, Peluncuran Tunggu Kepastian dari Pusat

1 jam yang lalu 1

KABAR MADURA | 74 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pamekasan telah lolos proses verifikasi dan pengesahan (verval). Puluhan koperasi itu dinyatakan memenuhi kriteria berasas kelengkapan info nan tercatat dalam Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes).

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Salehoddin, mengatakan, proses verval nan dilakukan pemerintah pusat berjalan secara bertahap. Penilaian mencakup beragam aspek, mulai dari kelengkapan info manajemen hingga kesiapan sarana dan prasarana gerai.

Pemeriksaan juga meliputi kondisi bentuk gedung serta kesiapan akomodasi penunjang, seperti meja, kursi, dan perlengkapan lainnya. Menurut mantan Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan itu, sebanyak 74 KDKMP telah memenuhi kriteria nan ditetapkan.

“Arahan dari pusat, vervalnya bertahap. Untuk verval tahap dua tetap menunggu petunjuk lebih lanjut dari pusat,” ungkapnya, Rabu (14/10/2026).

Selain proses verval, Diskop UKM dan Naker Pamekasan juga bakal menggelar training bagi pengurus KDKMP dalam waktu dekat. Pelatihan tersebut menyasar ketua dan pengurus koperasi, terutama untuk meningkatkan pemahaman mengenai manajemen serta tata kelola perkoperasian.

“Ada juga unik bendahara, pelatihannya berangkaian dengan uji kompetensi,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko melalui Humas Kodim Pamekasan, Dadang Darmawanto, menyampaikan bahwa koperasi nan telah menjalani verval tersebut sudah siap beroperasi. Namun, agenda peluncuran KDKMP tetap menunggu kepastian dari pemerintah pusat.

Dari sisi pembangunan fisik, sebanyak 181 gerai KDKMP telah terbangun dari total 189 desa dan kelurahan di Pamekasan. Adapun 8 gerai lainnya tetap terkendala persoalan lahan.

Pihaknya berharap, keberadaan KDKMP tidak hanya ditandai dengan rampungnya pembangunan gerai. Lebih dari itu, koperasi tersebut diharapkan bisa memberikan akibat nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Pembangunan bentuk nan sudah selesai ada 180. Satunya dalam proses pengerjaan, sasaran rampung akhir November,” tegasnya. (nur/zul)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0