10 Tahun Kerja di Malaysia, PMI Asal Bangkalan Meninggal Akibat Diabetes

6 jam yang lalu 1

BANGKALAN, koranmadura.com – Nasib duka menyelimuti family Sulaidah (64), Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Pekerja migran lansia tersebut mengembuskan napas terakhir di Malaysia akibat komplikasi penyakit glukosuria akut sebelum sempat menjalani tindakan amputasi kaki.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tri Sukmana mengonfirmasi bahwa almarhumah merupakan penduduk Desa Telaga Biru, Kecamatan Tanjung Bumi.

“Sulaidah bekerja di Malaysia melalui jalur nonprosedural alias terlarangan sejak 2016. Selama 10 tahun, dia menjadi asisten rumah tangga,” kata Kepala Disperinaker Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tri Sukmana, Jumat, 16 Oktober 2026 hari ini.

Jemmi menerangkan bahwa kondisi kesehatan Sulaidah terus merosot drastis selama setahun belakangan. Tim medis rumah sakit di Malaysia apalagi telah merencanakan operasi pemotongan organ kaki (amputasi) guna mencegah pembusukan luka diabetes.

“Namun sebelum agenda amputasi tersebut dilakukan, nan berkepentingan meninggal dunia,” terangnya.

Merujuk surat resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Sulaidah dinyatakan wafat pada Rabu, 14 Oktober 2026 siang.

Penanganan pemulangan jenazah dari Malaysia menuju kampung laman di Tanjung Bumi difasilitasi penuh oleh pemerintah wilayah bekerja-sama dengan lembaga provinsi.

“Jenazah dipulangkan dari Malaysia, lampau dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans nan difasilitasi oleh UPTP2TK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (Mahmud/Fine)

Selengkapnya
google.com, pub-8604827097413925, DIRECT, f08c47fec0942fa0